Tips Agar Tak Termakan Berita Hoax
Cari Berita

Advertisement

Tips Agar Tak Termakan Berita Hoax

Afif Efendi
Thursday, 4 October 2018

Hariankoran.com - Zaman sekarang, seluruh informasi tersebar secara luas. Belum lagi, seringkali grup WhatsApp menyebarkan berita yang belum jelas sumbernya. Nah, tidak boleh sampai seluruh berita atau informasi anda telan begitu saja, Sebagai netizen yang cerdas, kita perlu tahu dan dapat membedakan mana berita yang benar dan hoax (berita kebohongan).

Berikut ini 4 tips supaya tak termakan berita hoax.

1. Waspada dengan Judul Provokatif

Berita hoax seringkali memakai judul sensasional yang provokatif, contohnya dengan langsung tertuju ke pihak tertentu. Isinya pun dapat diambil dari berita media resmi, hanya saja diubah-ubah supaya menimbulkan persepsi sesuai yang dikehendaki sang pembuat hoax.

Oleh sebab itu, bilamana melihat berita dengan judul provokatif, usahakan menggali referensi berupa berita serupa dari website online resmi, lantas bandingkan isinya, apakah sama atau berbeda. Dengan demikian, minimal kita sebagai pembaca dapat memperoleh kesimpulan yang lebih berimbang.

Tips Agar Tak Termakan Berita Hoax
Foto : Istimewa

2. Perhatikan Kualitas Tulisan Berita dan Waktu Publikasi

jika melihat banyak ejaan yang salah, seluruh judul menggunakan capslock atau tanda baca dramatis, lebih baik tidak boleh percaya dulu isi beritanya. Sumber-sumber yang dapat diandalkan mempunyai standar proofreading dan gramatikal yang tinggi. Perhatikan masa-masa publikasinya atau beredarnya berita, apakah berita itu adalah daur ulang atau tidak. Demikian dilansir dari laman Harvard Summer School.

Baca Juga : Sebar Hoax, Mamah Muda Ini Ditangkap Polisi

3. Periksa Sumber dan Fakta

Perhatikan dari mana berita berasal dan siapa sumbernya? Apakah dari institusi resmi? Sebaiknya tidak boleh cepat percaya bilamana informasi berasal dari pegiat ormas, figur politik, atau pengamat. Perhatikan keberimbangan sumber berita. Jika hanya ada satu sumber, pembaca tidak bisa mendapatkan cerminan yang utuh.

Satu hal lagi, bagaimana menemukan tulisan itu? Jika konten hadir di feed media sosial atau dipromosikan di website web yang dikenal dengan clickbait, usahakan hati-hati. Bahkan andai informasi itu diberikan oleh seorang teman.


4. Cek Keaslian Foto

Di era digital, tidak saja konten berupa teks yang dapat dimanipulasi, melainkan pula konten lain berupa foto atau video. Ada kalanya pembuat berita hoax juga mengedit foto untuk mempengaruhi pembaca.

Cara untuk mengecek kemurnian foto dapat dengan memanfaatkan search engine Google, yaitu dengan mengerjakan drag-and-drop ke kolom penelusuran Google Images. Hasil penelusuran akan menyajikan gambar-gambar serupa yang ada di internet sehingga dapat dibandingkan.

Untuk update seputer tips dan trik silahkan baca selengkapnya disini : Kumpulan Tips dan Trik