Wanita Ini Hebohkan Satu Negara Cuma Karena Palsukan Kehamilan
Cari Berita

Advertisement

Wanita Ini Hebohkan Satu Negara Cuma Karena Palsukan Kehamilan

Afif Efendi
Monday, 1 October 2018


Hariankoran.com - Wanita memasulkan kehamilan barangkali bukan sesuatu yang baru. Namun cerita wanita ini menciptakan heboh satu negaranya. Pasalnya wanita ini mempunyai nama Antonela Santiago Padilla tersebut pura-pura hamil dengan skenario yang nyaris sempurna. Selama sembilan bulan, Antonela melakukan tidak sedikit cara guna menutupi kebohongan. Setelah ketahuan berbohong, ia juga menjadi pembicaraan satu bangsa.

Antonela dan pasangannya Victor telah mengenal semenjak usia 14 tahun. Keduanya sempat terpisah dan dipertemukan pulang di pemakaman saudara Antonela. Wanita 31 tahun tersebut kemudian mulai mencatat surat guna Victor dan mereka berpacaran. Tahu Victor sebelumnya punya pasangan, Antonela yang 'insecure' pun menyimpulkan untuk berpura-pura hamil.

Agar Victor tetap sedang di sisinya, Antonela menciptakan skenariosupaya orang-orang beranggapan dia hamil. Ketika mengungkapkannya pada Victor, lelaki tersebut juga merasa paling senang. Tak disangka, reaksitersebut mempengaruhi Antonela secara psikologi yang lantas membuatnya mual, perut membesar, sampai merasakan tendangan dalam perutnya seolah hamil betulan.

"Sejujurnya, semuanya laksana kehamilan psikologis dan ketika tersebut terjadi, perutmu meningkat besar, anda mulai menikmati hal-hal yang tidak seharusnya, seperti saat (Victor) memanggilku 'ibu', aku menikmati seperti bayi bergerak. Aku merasa mual, aku hendak muntah, aku merasa pusing, aku ngidam, kadang aku hendak makan mojarra dan aku membelinya, semuanya psikologis," kata Antonela dikutip Oddity Central.

Untuk memalsukan kehamilan, Antonela disebutkan membeli bantal guna diselipkan dalam busana sampai-sampai perut tampak membesar. Namun ia sendiri menghindar tuduhan tersebut dan menuliskan perutnya memang membesar. Apalagi Victor pun sering memegang perut Antonela jadi takbarangkali ia menggunakan bantal.

Namun Antonela berterus terang andai ia kerap mengindikasikan bukti-bukti kehamilan palsu pada Victor, laksana hasil USG yang dipungut dari internet. "Ketika aku terdapat janji dokter, tersebut sebenarnyapengecekan medis laksana cytology atau obat biasa, bukan pengecekan kehamilan. Victor selalu berbicara dia hendak ikut namun aku tidak jarang kali beralasan supaya dia tidak pergi," ungkapnya.

Kehamilan palsu ini bertahan sampai sembilan bulan sampai keluarga danrekan Antonela menyelenggarakan baby shower. Victor bahkan telah menyiapkan nama 'Mariangel' guna calon anaknya. Ketika itu, Antonela mulai menyiapkan rencana lain. Di hari di mana ia dijadwalkan melahirkan, ibu dua anak tersebut mengaku dilarikan oleh lelaki bertopeng. Ia bahkan menuliskan bayinya dipungut untuk organnya dijual.
Kemudian Antonela menelepon Victor guna memintanya menjemput. Anehnya, Antonela menampik untuk diangkut ke lokasi tinggal sakit. Setelah itu,permasalahan ini diselidiki polisi. Sudah menyiapkan kesebelasan untukmenciduk sindikat penculik bayi, sayangnya tidak sedikit kejanggalan dalam kisah Antonela. Ketika diperiksa, wanita tersebut ternyata tak pernah hamil. Antonela pun tadinya tidak mengakui kebohongannya namun akhirnya berbicara jujur setelah berkata dengan dokter dan polisi.

"Da memohonku untuk menuliskan yang sebenarnya, untuk menuliskan bahwatersebut benar, dan aku tidak dapat melihat matanya, menyakitkan melihatnya laksana itu. Ketika aku pulang, aku menuliskan semuanya. Akumenuliskan apa yang aku lakukan, aku menuliskan mengenai perasaan tidak amanku, ketakutanku, cintaku, dan kami menangis bersama," tutur Antonela.